Renungan Mingguan

Monday, March 24, 2008

   


 

KELUAR DARI SUMUR DENGAN KEMENANGAN


Ap. Indri Gautama

 
    


 

Perjalanan hidup Yusuf adalah cermin dari perjalanan hidup kita untuk mencapai akhir yang sukses seperti yang Tuhan inginkan. Perjalanan Yusuf terdiri dari dua jalur: jalur penderitaan dan jalur kelimpahan. Yusuf harus masuk lebih dulu pada jalur penderitaan sebelum ia berada pada jalur kelimpahan.

Penderitaan Yusuf mungkin menggambarkan pengalaman Anda sekarang. Anda mungkin sedang diperlakukan secara tidak adil oleh orang-orang terdekat Anda. Anda disakiti, dibuang, ditolak, masa depan Anda dicuri. Anda mungkin masuk ke dalam sumur tersinggung ( pit of offence) atau sumur kegagalan ( pit of failure). Di dalam sumur manapun, Anda harus belajar memberikan respon yang tepat untuk bisa mencapai penggenapan janji-janji Tuhan yang luar biasa.

Kita belajar enam hal dari Yusuf yang membuatnya keluar dari sumur dengan kemenangan.
1. Tidak men-toleransi kondisi sumur
Jangan pernah men-toleransi kondisi sumur di mana Anda sedang berada. Kalau kita mentoleransi, artinya kita menerimanya dan memaklumkannya sebagai sesuatu yang wajar. Ketika Anda tidak men-toleransi kondisi Anda di sumur, Anda menciptakan masa depan yang baru.
2. Kenali serangan setan yang mau membatalkan promosi dari Tuhan
Serangan setan selalu datang pada setiap orang yang akan dipromosi oleh Tuhan. Anda memiliki potensi dan setan mau mematikannya. Tetapi ingat, tidak ada mahkota tanpa salib, tidak ada kemenangan tanpa pertentangan.
3. Fokus pada janji Tuhan dan bukan pada apa yang sudah/sedang terjadi
Pecundang fokus pada apa yang dia telah/sedang alami tetapi pemenang fokus pada masa depan, pada ke mana dia akan pergi. Jika Anda ingin keluar dari sumur, fokus pada ke mana Tuhan mau Anda berada bukan pada apa yang Anda sedang alami.
4. Tolak reaksi kepahitan
Sewaktu Anda berada di lubang sumur, bagaimana reaksi Anda terhadap orang yang melempar Anda ke sumur? Reaksi Anda menentukan bagaimana perlakuan Tuhan terhadap Anda. Lukas 6:31 berkata: " Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka". Akan tiba harinya, Anda akan tuai apa yang Anda tabur. Jika Anda ingin Tuhan menolong Anda pada waktu Anda sedang dalam masalah, Anda lebih baik menolong orang lain yang sedang dalam masalah terlebih dulu.
5. Ketahui bahwa orang yang menyebabkan Anda menderita tidak mengontrol masa depan Anda
Orang yang menyebabkan Anda menderita saat ini, tidak bisa mengontrol kenikmatanmu di masa depan. Yusuf disakiti, dikhianati dan dijual oleh kakak-kakaknya, tapi mereka tidak bisa mengontrol kebahagiaan Yusuf di masa depannya. Yusuf tetap menjadi penguasa di seluruh tanah Mesir.
Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau " kota TUHAN", " Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel." – Yesaya 60:14.
6. Menangkan peperangan dengan iman dan firman
Jika Anda masuk ke sumur, ingat bahwa Anda tidak bisa memenangkan peperangan rohani ini dengan logika. Anda hanya bisa memenangkannya dengan iman dan pengetahuan firman.
Perjalanan hidup Yusuf melalui lubang sumur adalah persiapan pembentukan karakternya untuk sesuatu yang besar yang sedang Tuhan kerjakan. Jika Anda tekun, tabah, setia berjalan dengan Tuhan, dan maju terus selama Anda berada di jalur penderitaan, Anda akan melihat diri Anda masuk di jalur kelimpahan dalam kehidupan Anda.

Dalam kasih-Nya;
Maria Magdalena Ministries
www.mmmindo.org
Copyright 2008


 

Posted by David Hotary P at 3/24/2008 09:12:00 PM

3 comments:

Syallom.... jawaban.com will be held 1st Christian Indonesian Blogger Festival on 8 August 2008 (8-8-8)...Cek 'Pengumuman Event' forum JC tuk join CIBfest 2008 disini : http://www.jawaban.com/forum/viewtopic.php?p=161332#161332. Atau langsung join aja disini : http://www.jawaban.com/news/entertain/show.menu.php?cat_id=175. Dan ikuti instruksi di sidebar sebelah kanan. We're waiting for you all of Christian bloggers to join !

indiegal said...
Monday, 24 March, 2008  

but sometimes vid, acceptance is part of ikhlas... penerimaan sebuah sumur ternyata jauh lebih berat dari men-deny-nya. Penerimaan bukan berarti memaklumi dan menjadi terbiasa. Menerima adalah memahami bahwa ternyata dibalik setiap peristiwa dibalik semua sumur, ada tangan DIA yang ingin merengkuh kita dengan kasihnya. Kuncinya ada di kasih, karena hanya dengan kasih neraka bisa berubah menjadi surga.

rinitante said...
Monday, 24 March, 2008  

@rinitante
betul banget tanz. Nah setiap orang punya berbagai macam proses, pengalaman gue ( dan juga mungkin pengalaman si yusuf hehehe ) ketika kita berada di dalam sumur kita cenderung untuk bersungut-sungut, mengeluh, dan terkadang mulai kecewa pada Tuhan. Parahnya lagi seringkali si iblis mengompori kita untuk mulai menerima kenyataan bahwa tempatnya kita adalah di dalam sumur,seoalh-olah we belong there ... itu yang kita harus tolak. Proses kita berada di dalam sumur harus kita terima dengan ucapan syukur, tapi jangan pernah terima kalau tempat kita adalah di dalam sumur. Suatu saat nanti, sama seperti Yusuf, kita akan keluar dari sumur itu.
Tx for comments tanz ..:D

David Hotary P said...
Tuesday, 25 March, 2008  

Post a Comment