Process is What Matters

Sunday, June 03, 2007

Akhir-akhir ini kita di kantor sedang disibukkan oleh aktivitas pekerjaan yang cukup tinggi. Sebuah pekerjaan disain interior restaurant yang luar biasa tingkat kerumitannya. Pekerjaan ini adalah sebuah berkat dan terobosan besar bagi kami.
Beberapa minggu ke depan, kerumitan proyek akan bertambah, dan terkadang hal itu membuat hati dan pikiran jadi cemas juga. Banyak banget yang harus di manage. Dan terkadang ada kekhawatiran juga bahwa kita akan gagal.
Di saat kekhawatiran itu datang, biasanya Tuhan sendiri sudah menegur dan mengingatkan bahwa kalau kita andalkan Tuhan, kita pasti bisa. Tetapi terkadang pikiran ini bandel dan lebih memilih untuk berpikir mencoba mencari jalan keluar sendiri. Padahal kita tahu bahwa Tuhan ngga suka kita mengandalkan kekuatan kita sendiri.
Kemarin kekhawatiran ini datang lagi. Dan sesaat gue sempat bingung untuk memikirkan bagaimana kita di kantor dapat memanage pekerjaan ini dengan baik. Terus gue berpikir, "Duh, gue tau gue dan temen2 di kantor pasti bisa melewati semua ini, tapi bagaimanapun juga pasti bakal sibuk, capek dan letih. Coba yah kalau waktu itu bisa dipercepat ke 4 bulan ke depan, di saat semua pekerjaan ini sudah selesai... Kita ngga harus ngalamin capek, letih dan sibuknya .."
Tiba-tiba Tuhan ingatkan film Click. Pasti dah pada nonton. Di film itu, Adam Sandler berperan sebagai arsitek juga, dan dia menemukan sebuah remote control universal yang bisa mempercepat waktu. Dan di saat dia menemukan masalah atau hal ngga enak di dalam hidup, dia tinggal fast forward ke masa depan saja. Tetapi akibatnya dia banyak melewati hal-hal penting di dalam kehidupan dia, perkembangan anak-anaknya, dan lain-lain.
Hal itu membuat gue tersadar, kalau yang terpenting adalah proses kehidupan ini. Bukan pencapaian-pencapaian yang kita buat. Keberhasilan itu baik, tetapi yang terpenting adalah proses bagaimana kita melewati atau menuju keberhasilan itu. Oleh karena itu tepatlah perkataan "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda" karena memang keberhasilan yang sesungguhnya terletak pada proses itu sendiri.
Hal ini membuat gue tersadar, dan kekhawatiran itu pun langsung lenyap! Kalau Tuhan sudah percayakan pekerjaan ini dan memampukan kita untuk menanganinya sampai dengan hari ini, Tuhan pasti akan mampukan gue melewatinya dengan baik sampai pada garis finish! Halleluya!
Jadi kalau hari ini kita boleh mengalami masalah pelik, tantangan ataupun masalah yang membuat kita tertekan, yakinlah bahwa bersama Tuhan kita pasti bisa melewati itu semua. Berserah dan percaya saja pada Tuhan! Jangan andalkan pikiranmu!
Amin.