Bahan COOL

Sunday, July 02, 2006

C O O L - SALENDRO 1
SELASA 27 JUNI 2006


MENJAGA PIKIRAN
Bacaan : Filipi 4:2-9

Hampir semua tindakan yang kita lakukan berawal dari pikiran. Jika saat ini kita berpikir mengenai makanan enak, tentunya pikiran kita akan terus mengolah / bekerja bagaimana menemukan / mendatangi tempat yang menjual makanan tersebut supaya kita dapat membeli dan memakannya.

Oleh karena itu apa yang kita pikirkan menjadi sangat penting karena itu akan menentukan hal-hal apa yang akan kita lakukan. Roma 8:5 mengatakan bahwa manusia yang hidup menurut daging akan selalu memikirkan hal-hal dari daging, tapi bagi mereka yang hidup menurut Roh akan terus mencari dan tunduk kepada pimpinan dan kemampuan Roh Kudus dan memusatkan pikiran pada hal-hal yang kudus dan berkenan kepada Tuhan.

Jadi cara atau pola berpikir kita akan dapat mempengaruhi segala tindakan kita. Firman Tuhan menasihatkan kita untuk memiliki pikiran Kristus, agar segala sesuatu yang kita pikirkan senantiasa berpadanan dengan apa yang Kristus pikirkan.

Lalu bagaimanakah caranya agar kita bisa menjaga dan memelihara pikiran kita agar senantiasa dipenuhi oleh pikiran Kristus?
Yang pertama:
Kita harus berada dalam penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Dengan demikian apapun yang terjadi di dalam hidup, kita tahu bahwa Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihiNya sehingga kita tidak membuat celah sedikitpun bagi pikiran-pikiran negatif untuk masuk ke dalam pikiran kita. Di saat inilah Tuhan akan memberikan damai sejahtera yang melimpah di hati dan pikiran kita dan damai sejahtera inilah yang akan terus mengawal hati dan pikiran kita.
Yang kedua:
Kita harus mengisi pikiran kita dengan 8 perkara, yaitu :
1. Semua yang benar � yaitu semua yang benar secara Moral dan berdasarkan Firman Tuhan.
2. Semua yang mulia/agung � yaitu semua yang patut dan layak dihormati atau disegani.
3. Semua yang adil �, yaitu yang benar di hadapan Tuhan dan manusia.
4. Semua yang suci, � yaitu semua yang tulus dalam maksud dan tindakan, tanpa motivasi terselubung.
5. Semua yang manis, � yaitu segala sesuatu yang menyenangkan, penuh dengan kasih dan layak dinantikan.
6. Semua yang sedap didengar, yaitu semua yang bereputasi baik, menarik, memikat.
7. Semua yang disevut kebajikan, yaitu keunggulan hikmat yang dalam.
8. Semua yang patut dipuji �. Yaitu segala sesuatu yang layak dipuji sebagai pendamping kebajikan.

PENUTUP

Tidak ada yang dapat mengetahui isi pikiran kita kecuali Tuhan. Dosa dapat saja terjadi di dalam pikiran kita tanpa diketahui oleh orang lain, namun Tuhan senantiasa tahu karena Ia menyelidiki kehidupan anak-anaknya sampai ke kedalaman pikiran kita. Oleh karena itu biasakanlah untuk senantiasa memelihara dan menjaga pikiran kita, agar kita senantiasa hidup kudus dihadapanNya.



posted by David Hotary P