No TV

Friday, July 15, 2005

Setiap hari gue biasanya tidur jam 2 – an. Sebelum tidur biasanya gw nonton tv, atau dvd. Kalau nonton tv, pasti gw nonton MTV, karena biasanya acaranya rame-rame.

Kemarin malem, jam satu. Gw lagi asik2 nonton MTV Burned, itu lho yang acaranya ngejebak temen yang sering om – do alias omong doang. Lagi asik2nya nonton, tiba-tiba ada pengumuman kalau Global TV berhenti siaran dan mulai siaran kembali besok pagi. Trus layarnya blank, tigal garis2 warna doang…

Bingung … gw coba ganti chanel. Eh satu persatu chanel mulai tutup siaran juga. Busset, ternyata usulan untuk membatasi jam siaran TV dalam rangka menghemat energi betul-betul dilakuin ya?

Busset, kok kaya balik ke jaman baheula ya? Jangan-jangan nanti semua akses internet juga bakal dibatasi …..

Tapi memang ngefek juga sih, karena begitu gw tau semua chanel dah ngga siaran lagi, gw matiin juga tuh TV. Dan gantinya gw setel Compo …:P

Sama aja boong ya?

Well, semoga memang bener2 berdampak deh pembatasan siaran TV ini, jangan sampai hanya menjadi peraturan yang ngga jelas.

Posted by David Hotary P at 7/15/2005 12:51:00 AM 2 comments

Jaminan

Sunday, July 10, 2005

Beberapa hari lalu, gue tiba-tiba kepikir … melihat banyak orang punya masalah, ada kejadian-kejadian yang ngga enak. Terus melihat banyak hal terjadi di dunia ini, bencana mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar. Melihat bahwa ternyata untuk hidup dari hari ke hari itu resikonya besar sekali. Mulai dari kita keluar rumah, bahaya sudah menanti.

Lalu gue pikir lagi, apa yang bisa membuat gue berani untuk menghadapi hari demi hari? Tantangan, permasalahan sudah menanti di depan, dan kita tidak bisa menghindarinya. Masa ada orang di dunia ini yang hidup tanpa masalah?

Di sini gue sadar, itulah mengapa manusia selalu membutuhkan Tuhannya. Karena manusia tidak bisa menghadapi hidup ini tanpa rasa aman. Dan rasa aman yang sejati hanya datang dari Tuhan, jaminan sejati dari Tuhan yang kekal.

Setidaknya itu yang gue rasakan ya, ngga tau orang lain.

Dan yang membuat gue lebih bersyukur adalah bahwa jaminan yang Dia beri itu nyata, hari tiap hari. Begitu banyak gue diluputkan dari bahaya, dan itu semua karena Tuhan. Karena anakNya yang sudah mati dan bangkit untuk menebus dosa gue.

Terima Kasih Tuhan. Without You I’m Nothin’.

Posted by David Hotary P at 7/10/2005 10:13:00 AM 2 comments

Cuaca

Friday, July 08, 2005

Cuaca akhir2 ini aneh ya. Di Bandung, setelah sekian lama hujan, akhirnya tanda-tanda musim kemarau muncul juga. Matahari terik dan kering. Eh baru seminggu, sudah mulai hujan lagi, hampir setiap hari.
Bingung dah, kayanya ngga lazim ya di musim kemarau hujan. Gw inget dulu kalau kemarau saking keringnya sampai-sampai semua lapangan rumput tanahnya merekah dan terbelah-belah. Sekarang boro-boro....
Di daerah lain di Indo gimana ya?
Kenapa musim jadi bergeser seperti ini ?
Tanda - tanda mau akhir zaman?
Eng ing eng ....
:D:D
GBU

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 7/08/2005 08:05:00 AM 3 comments

Masuk Angin

Sunday, July 03, 2005

Ini salah satu masuk angin terparah yang pernah gue lihat he he he .... Willie partner gw di kantor, kayanya habis begadang tapi bugil deh he he he

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 7/03/2005 09:45:00 AM 5 comments

Kepingan Waktu Yang Berharga

Beberapa waktu lalu, di radio gue dengar sebuah kotbah. Sang pengkotbah mengatakan bahwa apa yang kita lakukan saat ini menentukan apa jadinya kita di masa yang akan datang.
Gue sedikit kaget karena kalimat ini mirip dengan sebuah filosofi yang mengatakan bahwa (seolah-olah) kitalah yang menentukan masa depan kita sendiri, bukan faktor di luar. Setahu gue filosofi ini bertentangan dengan iman kekristenan karena dari sudut pandang Iman selalu ada yang namanya Tuhan, dan hidup ini bukan semau kita saja, tetapi ada otoritas tertingi yang menentukan atau mengarahkan kemana hidup kita.
Lalu gue coba dengarkan kotbah itu lebih lanjut, dan ternyata apa yang disampaikan adalah mengenai waktu dan ini menjadi masukan sangat berarti buat gue dan gue akan coba bagikan di sini.
Waktu selalu berjalan, tidak pernah ada manusia yang bisa menghentikan bahkan kembali ke masa lalu. Tidak ada juga manusia yang bisa maju ke masa yang akan datang. Waktu adalah sesuatu yang sudah pasti akan terus berjalan maju.
Kita memilih apa yang kita mau di dalam hidup ini. Sebagai contoh, gue memilih untuk masuk jurusan Arsitektur di Unpar karena gue memilih untuk menjadi seorang Arsitek nantinya. Konskekwensi logis dari pilihan itu adalah gue harus menghabiskan cukup waktu untuk kuliah, mempersiapkan diri gue supaya jadi arsitek.
Begitu juga dengan hal lain di dalam hidup. Apapun yang kita inginkan, kita bisa mencapainya, atau paling tidak berusaha untuk mencapainya, asal kita mau untuk bertekun dalam mengejar tujuan kita itu.
Beberapa orang yang gue lihat lebih memilih untuk mengeluh dan mengeluh dan mengeluh .. karena ngga bisa jadi inilah .... atau pengen jadi itu tapi ngga bisalah ....lalu kembali sibuk dalam rutinitas hidup sehari-hari.
Cobalah hari ini kita memilih atau merumuskan suatu tujuan, sebagai contoh ... gue ingin bisa bermain gitar dengan cakap. Lalu kita mulai merumuskan bagaimana caranya kita sampai ke tujuan itu, gue simpulkan supaya gue main gitarnya cakap, gue harus berguru ke orang yang gape. Nah setelah kita rumuskan caranya, lakukanlah dengan memanfaatkan waktu. Gue menyisihkan waktu 30 sampai 60 menit dalam sehari untuk berlatih bermain gitar, baik dengan berguru atau coba sendiri.....Bayangkan, kalau gue disiplin, dalam setahun gue sudah menyisihkan 365 jam untuk berlatih, dan PASTI skill gue bertambah.
Atau kita bisa manfaatkan kepingan-kepingan waktu ini untuk hal lain, seperti menabung misalkan, atau belajar, apapun .....
Kita mungkin menganggap remeh 30 - 60 menit dalam kehidupan kita sehari, padahal artinya bisa menjadi sangat besar bagi kita. Kuncinya adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan kepingan kecil waktu di dalam hidup kita ini, menjadi sesuatu yang sangat berarti di depan. Kalau kita tidak melakukan apa-apa, kita akan rugi sekali, karena waktu tidak bisa diputar kembali, dan apa yang kita lakukan hari ini akan membentuk masa depan kita nantinya.
GBU

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 7/03/2005 09:30:00 AM 1 comments

Turut Sepenanggungan

Wednesday, June 29, 2005

Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, Ibu Liviana Trisnawati, ibunda dari Maureen, partner gue, pada hari Sabtu jam 16.07 di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Beliau telah bergumul dengan kanker payudara sejak tahun 2001 sampai pada akhirnya dan diperkirakan pada saat meninggal dunia kankernya telah menyebar ke otak. Beliau adalah ibu, istri dan kakak yang sangat mengasihi keluarganya.

Kiranya Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan kepada setiap keluarga yang ditinggalkan.

Tuhan Yesus Memberkati


posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 6/29/2005 12:00:00 AM 1 comments

Tuesday, June 14, 2005

Anak Kucing lucu-lucu ! Induknya bagus banget, kucing paling bagus, keren dan pinter yang pernah gue lihat! Konon kata majikannya, kucing ini kalau mau kencing, pergi ke wc dan ngga pernah kencing sembarangan! pinter ya? Ada yang mau?

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 6/14/2005 01:39:00 AM 1 comments

Bedjanakoe

Sunday, June 12, 2005

Bedjanakoe

blog ini isinya hasil-hasil karya gw, baik di dalam pekerjaan atau hobbi foto gw. Ngga semua gue buat sendiri, karena gue punya 3 orang partner setia yang ikut membantu dan menginspirasikan karya-karya ini. Silahkan ditengok dan jangan lupa untuk kasih2 komentar. Tx

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 6/12/2005 09:07:00 AM 1 comments

Hasil foto Ipaq 6535 gw. Sebetulnya ngga terlalu bagus sih, tapi kalau sudah muncul di komputer lumayan juga. Beberapa waktu lalu gw pikir handphone dengan kamera beresolusi pixel besar percuma, karena toh ada kamera digital, tapi ternyata foto-foto dengan handphone seru juga, apalagi kalau kualitas pixel nya bisa bermega-mega.

posted by David Hotary P

Posted by David Hotary P at 6/12/2005 08:43:00 AM 0 comments

Khusus Buat Para Pria….

Thursday, May 19, 2005

Gue dibesarkan di dalam keluarga yang penuh dengan kasih, walaupun Papi gue orangnya keras (maklum orang Batak)_ tapi kita anak-anaknya sangat merasakan kasih sayang dari papi. Papi gue keras dalam mendidik anak, tapi dari semua anak-anaknya (kita sekeluarga 5 orang kakak beradik) ngga ada deh yang sampai jadi anti atau benci papi. Semuanya bisa merasakan dibalik kekerasannya dalam mendidik anak, itu semua karena dia dan mami gue sayang anak-anaknya.

Hal yang berbeda gue lihat di dalam keluarga seseorang yang sangat dekat dengan gue. Seseorang ini (sebut saja namanya W) dibesarkan di dalam didikan orang tua yang keras juga, tapi itu membuat dia sangat antipati dengan papinya. Bahkan kekerasan papinya itu membentuk karakter W menjadi keras juga. Untungnya W sekarang sudah bertobat dan lahir baru, sehingga perlahan karakternya diubahkan oleh Tuhan.

Ada beberapa hal menarik yang bisa gue pelajari dari pengalaman W, dan menurut gue pelajaran ini sangatlah penting bagi gue dan semua kaum pria yang akan menjadi papi pada waktunya.

Betapa besarnya peranan sang Papi dalam membentuk karakter anak-anaknya.

Gue jadi inget di dalam Alkitab ada ayatnya…Kolose 3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya. Kita kaum pria harus berhati-hati di saat mendidik anak kita, karena kalau kita salah anak kitalah yang akan menanggungnya.

Yang gue lihat dari W adalah bagaimana papinya tidak pernah percaya kepada apapun yang dilakukan oleh W, sehingga apapun keputusan yang dibuat oleh W tidak pernah didukung oleh papinya. Itu berlangsung sejak W kecil, di saat ia mulai memutuskan untuk mengikuti kegiaatan2 di sekolahnya. Papinya hampir tidak pernah mendukung dia, bahkan setengah memandang remeh. Dan ternyata dari hampir semua keputusan yang dibuat oleh W sejak dari kecil itu terbukti baik bagi W, karena dia bisa membuktikan semua hasilnya menjadi baik, namun itupun tidak diakui oleh papinya. Itu membuat hati W menjadi sakit hati dan hatinya menjadi tawar. Ia tidak memandang papinya sebagai figur lelaki pemimpin keluarga yang baik, dan itu mempengaruhi penilaiannya akan setiap pria yang ia temui.

Bukan berarti seorang Papi tidak boleh keras kepada anaknya karena di dalam Alkitab juga tertulis di Amsal 29 :15 Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. Papi harus mendidik anaknya dengan tongkat dan teguran. Tetapi tongkat dan teguran itu haruslah murni didasari oleh kasih dan bukan oleh emosi. Di sinilah banyak pria jatuh sehingga anak-anak menjadi sarana pelampiasan kekesalan Papinya, sama seperti W karena saat W kecil papinya tengah stress karena usahanya.

Di Alkitab juga tertulis.. Amsal 3:12 Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. Tidak selalu kita harus menggunakan tongkat dan teguran di dalam mengajar anak kita. Kita tentunya bisa memberitahukan terlebih dahulu kepada anak kita mengenai apa yang baik dan yang tidak. Dan tentunya juga kita harus mengajarkan kepada anak kita konsekwensi dari kesalahan, yaitu teguran. Teguran pun tidak harus selalu berbicara mengenai kekerasa, kalau anak kita terus melakukan kesalahan barulah kita menggunakan tongkat, tapi tentunya bukan untuk menyakiti ana k kita, tetapi untuk memberikan pengertian kepada anak kita bagaimana kita mengasihi dia. Seseudah kita menghukum anak kita, kita peluk dia dan kita katakan bagaimana kita mengasihi dan menyayanginya, dan itu semua untuk kebaikan anak itu.

Jangan sampai apa yang terjadi pada W dialami oleh anak kita, karena dampaknya sangatlah dalam. Hati yang terluka begitu dalam tidak gampang disembuhkan, hanya Kuasa Tuhan saja yang bisa memampukan W mengampuni papinya.

Buat para pria, semoga tulisan ini bisa membuat kita menjadi papi-papi yang baik nantinya. Amin.

GBU

Posted by David Hotary P at 5/19/2005 09:09:00 PM 3 comments

Faster Than Argo

Wednesday, May 04, 2005

Tadi pagi gue ke Jakarta untuk urursan kerjaan. Dari mulai malem sebelumnya semua perlengkapan sudah disiapkan, dibantu morin sama elies supaya besoknya tinggal berangkat.

Sebelum tidur, gue berdoa persiapkan semua, mulai dari minta Tuhan bangunin gue supaya ngga telat, minta Tuhan sediakan tiket pulang dan pergi, minta Tuhan sediakan tempat duduk yang terbaik di perjalanan, dan juga minta semua hal yang harus dibereskan dan dikerjakan di Jakarta dapat berjalan dengan baik.

Beress…. Tidur ahh, ngga lupa setel alarm jam 5 subuh, karena rencananya mau naik Argo jam 6.30. Sebelum tidur iseng setel MTV..eh ada MTV Jams! Wah acara jarang nih, apalagi format MTV Jams yang sekarang beda sama yg dulu…..Walhasil gue nonton dulu dan baru tidur jam 1.

Paginya weker bunyi, gue bangun, masak air dan tidur lagi…. Dan ternyata di saat gue bangun sudah jam 6.05! Buset dah, dengan segala kepanikan yang ada gue bangun, mandi dan siap-siap. Abis mandi telpon taksi, terus pakaian dan 6.20 gue dah siap. Dan ternyata taksinya baru datang jam 6.30 …..bubar deh.

Ya sudahlah, naik kereta berikutnya….di taksi, dengan sedikit ngedumel, gue ngomel…ko Tuhan ngga bangunin gue sih? Gue dah berdoa, eh malah gue ketiduran….wakh urusan ke Jakarta bisa berantakan nih karena ada beberapa janji yg ngga bisa telat.

Terus gue mulai berpikir, mending naik kereta jam 7.30 atau naik 4848 ya? Naik kereta, gue bakalan sampai paling cepet (kalau ngga ngaret seperti biasanya ) ya jam 10.30. Kalau naik 4848 lwat tol baru siapa tau 2 jam dah nyampe…..Terus Tuhan bilang …dah kamu naik 4848 aja…..ngga usah mikir ngga nyaman, makanya kalau waktunya tidur ya tidurrrr……:) hehehe

Ya sudah, ke viaduct lah gue….sampai di sana sepi…, begitu turun, langsung disamperin sama dua orang bapak2. Den, mau ke Jakarta? Dah bareng mobil itu aja, mau berangkat sekarang, ngga usah bayar bensin, tol pokoknya sampai aja.

Hmmm boleh juga nih, berapa pak? 240 ribu den……jreng jreng ……..setelah tawar menawar yang hanya memakan waktu 1 menit saja disepakati harga 100 rb perak, dan gue bisa duduk dengan nyaman, AC dingin dan tenyata hanya 2 jam saja sudah sampai Jakarta! Lebih cepet daripada Argo…:D

Puji Tuhan

Posted by David Hotary P at 5/04/2005 10:56:00 PM 0 comments

Ada Apa sesudah 5 Mei?

Tuesday, May 03, 2005

Bencana-bencana yang menerpa Indonesia akhir-akhir ini ternyata menyisakan sebuah fakta menarik.
Gempa dan Tsunami di Aceh dan Sumatra Utara terjadi sehari setelah hari raya umat Kristen, Natal. Lalu sehari setelah paskah, esoknya terjadi bencana gempa dan untungnya tanpa Tsunami di Nias.

Tanggal 5 Mei ini adalah hari libur Nasional, dimana umat Kristen akan merayakan hari kebangkitan Tuhan Yesus ke surga. Apa yang akan terjadi sehari setelah itu? Kita tentunya berharap tidak ada bencana atau sesuatu yang buruk terjadi, tapi umat Kristen yang tergabung di dalam Jaringan Doa Nasional (JDS) tepat pada hari Kamis akan mengadakan doa nasional serempak se Indonesia tepat pada jam 5 sore. Momentum ini merupakan suatu nubuatan dari banyak Hamba Tuhan mengenai kegerakan Tuhan di Indonesia.

Akan ada sesuatu yang terjadi.

Akan ada transformasi, suatu perubahan radikal di dalam kehidupan berbangsa, dan dampak dari perubahan ini adalah bangsa Indonesia akan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di dunia.

Gue jujurnya ngga ngerti bagaimana caranya semua nubuatan ini akan terjadi, tapi satu hal, semuanya bisa dan tidak mustahil.

Mari tunggu, apakah yang akan terjadi. Selain penasaran karena jembatan paspati, ternyata penasaran juga sama tanggal 6 Mei....

God Bless You.

Posted by David Hotary P at 5/03/2005 11:23:00 PM 0 comments

Jalan Tol Baru

Tanggal 28 kemarin gue berkesempatan untuk menjajal jalan tol baru. Penasaran juga ko, berbulan-bulan gue pingin cobain jalan ini. Akhirnya kesampaian juga.

Secara kualitas memang jalan tol ini kualitasnya di bawah jalan tol Cikampek, karena bahan yang digunakan adalah beton, jadi banyak banget gelombangnya. Tetapi yang sedikit amazing itu adalah waktu tempuhnya, mulai dari Padalarang sampai ke Cawang 1,5 jam dengan kecepatan 80-an km/jam.

Gile bener, tapi tetap saja sampai di Cawang - Priok ...macettt...hehehehe, tapi memang lumayan, secara keseluruhan, waktu tempuh mulai dari Jalan Tol M Toha (Bandung) sampai ke Mangga Dua Square 2 jam ! Lebih cepat 1 jam dari biasanya!

Gilleee bener...

Pemandangannya bagus, kiri kanan kebon teh, kerennn.

Sebentar lagi, kalau ngga salah 20 Mei 2005, Jembatan Paspati sudah bisa dipakai, penasaran nih pengen coba hehehe

bersyukur banget ya kita generasi-generasi ini bisa menikmati begitu banyak kemajuan teknologi, ngga kebayang rasanya kalau kita semua hidup di jaman siti nurbaya
heheheh

Posted by David Hotary P at 5/03/2005 11:03:00 PM 1 comments

Urgently Required

Monday, May 02, 2005

Image hosted by Photobucket.com

Posted by David Hotary P at 5/02/2005 11:40:00 PM 0 comments

Siapakah Paus berikutnya ?

Monday, April 11, 2005

Pertanyaan tersebut menggelitik di hati hampir setiap orang di dunia, bukan hanya orang Katolik saja. Mengapa? Karena Paus, pimpinan tertinggi umat Katolik, memiliki peranan besar dalam perpolitikan dunia. Pengaruhnya dapat melampaui embargo, keputusan PBB, bahkan paham komunis.

Berdasarkan nubuatan-nubuatan dari banyak Hamba Tuhan yang khusus mempelajari masalah akhir jaman, dikatakan Paus akan memegang peranan penting di dalam perdamaian Timur Tengah nantinya. Dunia ini tengah mengarah pada kesudahannya, dan Paus akan memegang peranan penting di bagian akhir dari peradaban ini.

Apakah yang akan terjadi? Bagaimanakah caranya Paus sampai memiliki peranan begitu penting? Sekarang sih gue juga belum tahu, dan gue juga benar-benar penasaran dengan Paus berikutnya.

Ayu kita lihat lebih seksama lagi beberapa bulan mendatang, apakah ada sesuatu besar yang akan terjadi di dunia ini.

Posted by David Hotary P at 4/11/2005 08:53:00 PM 0 comments

Gempa (lagi)

Indonesia dihantam bencana lagi. Kali ini Nias diluluhlantakan oleh gempa, yang cukup besar. Ratusan jiwa melayang, ribuan kehilangan tempat tinggal.

Ada apa dengan Indonesia?
Sehari setelah Natal 2004, Aceh dan Sumut dilanda gempa dan tsunami. Ratusan ribu orang menjadi korban.

Sehari setelah Paskah, Nias diguncang gempa, ratusan jiwa menjadi korban.

Mengapa bangsa ini harus mengalami begitu banyak tragedi? Seolah-olah tidak cukup darah dan air mata yang telah tertumpah. Hari ini (Senin April 11 2005) berita di Koran mengatakan Padang diguncang gempa, dan menurut berita di Kompas, gempa yang beruntun ini bisa jadi akan berakhir dengan sebuah gempa yang besar sekali.

Ada orang yang mengatakan bahwa ini semua akibat dari ditahannya Abu Bakar Ba’Asyir, yang semuanya merupakan konspirasi dari AS. Ada lagi yang mengatakan bahwa memang Indonesia tengah dihukum akibat kejahatan korupsinya yang sudah tidak tanggung-tanggung. Ada lagi yang mengatakan bahwa Tuhan tengah menguji bangsa ini.

Entah benar atau tidak berita-berita itu, satu hal yang penting adalah bagaimana kita, yang masih hidup dan bernafas, menyikapi semua kejadian ini. Apakah yang paling penting harus kita lakukan di tengah situasi seperti ini? Kemanakah kita kan berlindung?

Psalms 37:39 But the salvation of the righteous is of the LORD: he is their strength in the time of trouble.

Kita berlindung kepada Tuhan, hanya kepadaNya kita bisa berserah dan percaya. Kita tidak mengerti mengapa Tuhan ijinkan semua ini, tapi rencanNya pasti indah, rencanaNya adalah yang terbaik.

Jeremiah 29:11 For I know the plans I have for you, says the LORD, plans for welfare and not for evil, to give you a future and a hope.

Berserahlah hanya kepada Tuhan. Dia yang akan menjaga dan melindungi kita. Berharaplah hanya kepada Dia.

Posted by David Hotary P at 4/11/2005 08:50:00 PM 0 comments

(Lagi – lagi) The Passion Of The Christ (3)

Monday, March 28, 2005

Penyaliban adalah rencana Tuhan untuk memulihkan hubungannya dengan manusia. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia tidak layak lagi untuk bisa berhubungan dengan Tuhan, karena Tuhan itu kudus, suci dan kita yang telah cemar ini tidak bisa bersatu dengan Tuhan, bukannya Tuhan yang tidak mau, tetapi kekudusanNya akan membuat kita mati. Dahulu, sebelum Yesus lahir, umat Israel berhubungan dengan TuhanNya harus melalui nabi-nabi yang telah ditentukan olehNya. Nyimpang dikit nih .. Israel memiliki 12 suku yang berasal dari 12 keturunan Yakub. Dari kedua belas suku tersebut, hanya satu suku yang tugasnya menjadi Imam, yaitu suku Lewi. Suku Lewi menjauhkan dirinya dari hal-hal yang tidak kotor dengan tidak melakukan hal-hal lain selain menjadi Imam. Dan tugas seorang imam ini adalah setiap jangka waktu tertentu mengadakan upacara pengorbanan domba, untuk menebus dosa. Lalu apakah dengan darah domba yang dikorbankan dosa manusia bias tertebus dosanya ? Tidak, Alkitab mengatakan, pengorbanan dan semua ritual di dalam Taurat hanyalah sebuah bayangan dari pengorbanan yang sesungguhnya, yaitu Yesus Kristus. Oleh karena itulah, sebelum masa hidup Yesus, tidak semua orang benar-benar dapat berhubungan secara langsung dengan Tuhan selain daripada orang-orang yang telah dikhususkan olehNya, yaitu nabi-nabiNya.

Oleh karena itulah, dosa manusia harus ditebus,dan yang bisa melakukan itu hanyalah Tuhan yang berwujud menjadi manusia. Hanya Tuhan di dalam wujud manusialah yang bisa menghadapi semua siksaan itu, dan darah yang tertumpah layak untuk menebus dosa manusia, karena darah itu tumpah dari manusia yang tidak berdosa.

Kalau semua manusia pada dasarnya berdosa, mengapa manusia Yesus darahnya kudus? Di sinilah letak keajaiban rencana Tuhan. Yesus lahir dari rahim Maria, tanpa dibuahi oleh sperma manusia. Bayi dibentuk bermula dari bertemunya sperma dan dan sel telur, darah yang kelak dimiliki si bayi datang dari sperma dan bukan dari sel telur, bukan juga dari ibu yang mengandungnya. Darah sang bayi datang dari sperma. Nah kalau bayi Yesus berasal dari sel telur yang tidak dbuahi oleh sperma manusia, maka darah yang mengalir di dalam diri Yesus berasal secara langsung dari Roh Tuhan. Itulah mengapa darah Yesus Kudus dan tidak bercacat cela.

Di saat menonton The Passion, gue semakin mengerti, mengapa begitu banyak darah yang tertumpah, yang konon pada kenyataannya melebihi dari apa yang terekam dalam film tersebut…karena oleh darah itulah dosa manusia ditebus…oleh darah itulah manusia berdamai kembali dengan penciptanya.

Dalam adegan terakhir di film The Passion, di saat gempa, terlihat di Bait Elohim, ada sebuah tirai yang robek terbelah dua. Tirai itu adalah pembatas antara ruang Maha Kudus dengan ruang Kudus. Di ruang Maha Kudus itulah tersimpan Tabut Perjanjian. Ruang itu hanya boleh dimasuki oleh imam dan tidak boleh dimasuki oleh orang biasa karena kekudusannya. Dengan terbelah duanya tirai itu, pupuslah tabir yang membatasi antara Tuhan dan manusia, manusia tidak memerlukan penghubung lagi dengan khalikNya, kita bias berhubungan langsung dengan Tuhan, oleh darahNya.

Panjang juga tulisannya ya, …itulah beberapa hal yang sekelebat melintas di kepala gue….kekaguman akan kebaikan Tuhan, kekaguman akan karyaNya bagi kita. Yesus telah disalibkan, dan dia tidak datang hanya untuk menyelamatkan satu golongan saja. Ia datang untuk semua orang yang mau menerima karya penebusanNya.

Puji Tuhan.

Posted by David Hotary P at 3/28/2005 09:09:00 PM 0 comments

(Lagi – lagi) The Passion Of The Christ (2)


3. Pengalaman Nonton The Passion of The Christ
Gue sudah nonton film ini (total dengan kemarin di TV) empat kali. Waktu awal2 gue nonton, sempet sampai nangis…ngga tega gitu loh …:D
Menurut ilmuwan, kesahihan peyiksaan dalam film ini dengan yang asli dialami oleh Yesus Kristus, hanya mencapai beberapa puluh persen saja….dengan kata lain, yang benar-benar dialami oleh Yesus masih jauh lebih berat. Busseeetttt… Tapi satu hal yang gue suka dari film ini adalah sinematografinya. Angle-angle yang diambil…..slow motionnya, special efeknya, semua membuat gue kagum. Sebuah film yang bagus! Empat jempol untuk Mel Gibson.

4. Mengenai Penyaliban Yesus Kristus
Untuk apa Yesus mengalami semua itu? Segala penyiksaan, hinaan, cacian …. Untuk apa? Dia bisa saja memanggil pasukan malaikat di surga untuk menyapu bersih seluruh imam2 dan para antek2nya itu. Dia bias saja menolak cawan penyiksaan ini. Kenapa? Pengorbanan Yesus adalah sesuatu yang jauh2 hari telah dinubuatkan oleh para nabi2 Israel. Tercatat di Alkitab, Yesaya telah menulis nubuatan mengenai Yesus 700 tahun sebelum Yesus Lahir. Ini ayatnya, dari Yesaya 53 :
1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya.
3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.

Bersambung………

Posted by David Hotary P at 3/28/2005 09:07:00 PM 0 comments

(Lagi – lagi) The Passion Of The Christ (1)

Jumat kemarin, tanggal 25 Maret 2005, umat Kristiani memperingati hari wafatnya Yesus Kristus (Paskah). Peringatan ini sangat penting dalam konteks keimanan orang Kristen, karena inti dari pengajaran Injil ada dalam kejadian penyaliban dan kebangitan Yesus Kristus.

Tahun ini ada sesuatu yang luar biasa dalam perayaan Paskah ini. Trans TV, salah satu stasiun TV swasta baru di Indonesia menyiarkan film The Passion of The Christ, sebuah film fenomenal karya Mel Gibson, di hari Jumat jam delapan malam, tanpa iklan sama sekali. Sebuah hal yang luar biasa, mengingat pemasukan utama TV swasta adalah iklan. Belum lagi biaya hak siar yang tentunya sangat mahal karena film ini belum lama muncul di bioskop.

Ada beberapa hal yang menarik perhatian gue mengenai seluruh kejadian ini, dan gue mau sharingkan di sini.

1. Mel Gibson
Siapa yang ngga kenal beliau? Dia salah satu artis besar Amerika. Selain ganteng, film-film yang dibintanginya bukan film sembarangan. Di saat dia berinisiatif membuat film The Passion, semua orang kaget, dan apalagi setelah melihat skenarionya, bos-bos film Amerika, yang sebagian besar Yahudi, menentang dan menolak untuk membiayai, bahkan mendistribusikan film ini. So,…Mel harus membiayai sendiri film ini dari kocek dia sendiri, dan ternyata perbuatannya tidak sia-sia, karena seperti yang dilansir majalah Forbes, saat ini dia menjadi actor paling kaya di dunia dengan kekayaan total mencapai 720 juta dollar Amerika! Kalau dalam rupiah berarti sekitar Rp. 6.840.000.000.000 --- enam triliun rupiah! Busset, banyak banget nolnya. Menurut Forbes, 600 juta dollar dia peroleh hanya dari film The Passion saja.

2. Film The Passion Of The Christ
Film ini sangat ditentang karena menurut orang Yahudi film ini berbau anti Yahudi. Memang kalau kita lihat dalam film ini, the bad guy nya adalah para Imam Yahudi dan antek2nya, tapi ya itu kenyataan dalam sejarahnya tokh? Dan menurut gue ngga ada di dalam film ini bagian mengenai orang Yahudi yang terlalu dilebih-lebihkan.
Setelah gagal diboikot oleh bos-bos film Amerika, film ini beredar ke seluruh dunia. Uniknya, beberapa Negara Islam yang biasanya anti terhadap film2 yang berbau barat dan kekristenan, mengijinkan film ini diputar di negaranya. Uni Emirat Arab sebagai salah satu contoh, mengijinkan film ini diputar di bioskop2 mereka. Mengapa mereka mau? Karena mereka piker, karena film ini sudah membuat berang orang2 Yahudi, berarti film ini anti Yahudi, senafas dengan sikap sebagian besar negara2 Arab.
Ngga ketinggalan, di Indonesia pun film ini sempat diputar di bioskop, walau ngga lama.


Bersambung………

Posted by David Hotary P at 3/28/2005 09:03:00 PM 0 comments

Apakah Tujuan Hidup Kita ?

Wednesday, March 23, 2005

Apakah tujuan hidup kita?
Kita dilahirkan … bertumbuh dewasa, dari bayi sampai dengan sekarang.
Kita sekolah, belajar ke jenjang yang lebih tinggi.
Lulus lalu bekerja, dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya…..
Lalu kita menikah…..memiliki anak.
Kita membesarkan anak kita … dan terus bekerja mencari uang….
Tak terasa kita mengawinkan anak kita …. Lalu datanglah cucu-cucu kita.
Cucu? Wah kita bertambah tua…..lalu kita pensiun, bertambah tua sampai pada suatu hari kita meninggal…..

Lalu Apa?

Beberapa orang mengatakan bahwa mereka ingin kaya, sehingga mereka mereka berusaha segiat mungkin untuk kaya. Mulai dari belajar sungguh, sampai kerja membanting tulang. Beberapa mengambil jalan pintas dan menjadi kaya……

Lalu apa?
Setelah Kaya ngapain?

Apakah tujuan hidup kita sebenarnya?
Apakah hidup kita memiliki tujuan?
Atau kita hanya setitik debu dalam semesta yang hanya menjalani siklus hidup ini ….kita lahir dan kita mati …..tanpa mengerti makna hidup ini …. apakah hanya itu?

…..
well, pertanyaan – pertanyaan di atas mungkin terlalu dalam buat kita semua, tapi sesungguhnya sangat realistis….karena kita semua sekarang tengan menjalani kehidupan,….. kita tengah meniti sesuatu …… dan pertanyaan-pertanyaan di atas sangat bisa kita tanyakan kepada diri kita sendiri, …dan mulai menguji apakah sesungguhnya kita memiliki tujuan hidup …….?

Posted by David Hotary P at 3/23/2005 10:43:00 PM 0 comments