Bila Seseorang Bersalah kepada Anda …

Sunday, August 26, 2007

By Kenneth Copeland

"Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu." Lukas 10:19


Seseorang telah bersalah kepada Anda! Lambat laun itu terjadi atas diri kita semua. Sepanjang hidup ini kita pernah merasa disakiti, ditipu, didustai atau diperlakukan dengan kasar.

Selain dari rasa sakit, pengalaman itu juga pernah diramalkan. Namun bila itu tetap terjadi, kebanyakan dari kita tidak siap menghadapinya. Dalam kegusaran, kita sering berseru kepada Tuhan untuk melawan orang yang bersalah kepada kita. Kita meminta keadilan, atau bahkan pembalasan, dan akhirnya melakukan hal-hal yang lebih keras terhadap setiap orang yang terlibat - termasuk diri kita sendiri.

Jika itu yang terjadi pada Anda, sudah waktunya Anda mengetahui bagaimana Anda dapat memberdayakan KUASA TUHAN untuk Anda bila seseorang bersalah kepada Anda.

Langkah 1: TENTUKAN JATI DIRI MUSUH ANDA!

Kita sering keliru memastikan jati diri musuh kita, yaitu orang yang menyakiti kita. Jangan buang tenaga Anda untuk berteriak dengan geram atau bersekongkol dan merancang sesuatu terhadap orang-orang yang menyebabkan Anda menderita. Mereka hanyalah dipengaruhi iblis. Bidiklah senjata Anda pada sasaran yang tepat. Iblislah yang ada dibalik semua ini. Seranglah iblis!!

Langkah ke-2: TEMBAK!

Begitu Anda mengacungkan senjata rohani Anda ke arah yang tepat, tembaklah! Seranglah iblis dengan segera dan sengit dengan menggunakan Firman Tuhan. Pakailah nama YESUS dan kuasa yang diberikan kepada Anda, dan ikatlah iblis agar dia tidak membayangkan Anda agi dalam segi itu. Lalu bergeraklah ke bagian selanjutnya yang terpenting dari pertempuran rohani ini.

Langkah ke-3: PANJATKAN DOA SYAFAAT.

Matius 5:44-45, Yesus memberi kita petunjuk ini: "Kasihilah musuhmu, berkatilah mereka yang mengutuki kamu, berbuatlah baik kepada mereka yang membenci kamu, dan berdoalah bagi mereka yang memfitnah kamu dan menganiaya kamu; supaya kamu dapat menjadi anak-anak Bapamu yang di Sorga." (KJV)

Berteriak meminta pembalasan Tuhan untuk menyambar bagaikan kilat ketika seseorang bersalah kepada kita bukanlah bertindak seperti Bapa kita. Ingatlah bahwa Tuhan mempunyai kemurahan yang sangat besar. Bukan hanya untuk saya dan Anda, melainkan juga untuk setiap orang!

Iblis mungkin akan berpikir 2x sebelum dia mengganggu Anda lagi. Jika kemudian seseorang menyakiti Anda, berdayakanlah kuasa Tuhan bagi Anda. Tentukanlah jati diri musuh Anda yang sesungguhnya. Seranglah dia. Lalu panjatkanlah doa syafaat.

Bacaan :

Matius 6:6-15

"Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Karena itu berdoalah demikian: "Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]"

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."


Posted by David Hotary P at 8/26/2007 12:30:00 PM

0 comments:

Post a Comment